Blogroll

RSS

Teddy Bear Museum





Siapa yang tidak kenal Teddy Bear, boneka beruang kecil yang lucu dan menggemaskan.Di Korea ada museum nya yang terletak di Pulau Jezu, pertama kali dibuka tanggal 24 april 2001 di kompleks wisata Jungmun.

Galeri Museum Jezu Teddy Bear  dibagi menjadi tiga bagian, yang terdiri dari aula Sejarah, aula Seni,dan aula Proyek Exhibition. Di Aula Sejarah, kita dapat menyaksikan sejarah 100-tahun boneka beruang termasuk adegan terkenal, populer boneka beruang dari era yang berbeda, dan antik boneka beruang.  Di Aula Seni adalah karya terbaru dari desainer terkenal dunia, dan Anda juga akan menemukan karakter animasi dicintai oleh anak-anak.Di museum ini kita akan menemukan banyak sekali jenis teddy bear dengan banyak karakter, terutama tokoh-tokoh besar dan beberapa drama korea yang sedang booming. Princess Hours, The Great Quen of Seon deok, Winter Sonata, Boys Before Flowers; keempat drama korea itu sudah dibuat versi teddy bear-nya di museum ini.




Selain di Jezu dibangun pula Museum Teddy Bear di N Seoul Tower, sebuah simbol dari Seoul dan tempat yang ideal untuk melihat sekilas Seoul, menampilkan pameran yang menunjukkan masa lalu dan kini Seoul melalui boneka beruang. Pengunjung dapat melihat bagaimana Seoul berubah menjadi maju dari waktu ke waktu baik sebagai ibukota Korea dan sebagai kota internasional.







Adapun harga tiket masuk Museum Teddy Bear adalah sebagai berikut :Dewasa: 6,000 won (*Group: 5,000 won) Remaja: 5,000 won (*Group: 4,000 won) Anak-anak, prajurit: 4,000 won (*Groups: 3,000 won)Gratis masuk untuk anak-anak (usia di bawah 3)













  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Ranah 3 Warna

 

 
 

Alif yang merupakan lulusan dari Pondok Pesantren Madani Ponorogo,memiliki impian untuk belajar hingga ke negeri Paman Sam. Dengan semangat yabg membara dia pulang ke Maninjau dan tak sabar ingin segera kuliah. Namunkawan karibnya, Randai meragukan dia mampu lulus UMPTN. Lalu dia sadar, adasatu hal penting yang tidak dia miliki, yaitu ijazah SMA! Karena terinspirasisemangat tim dinamit Denmark, dia mendobrak rintangan berat tersebut. Barusaja dia bisa tersenyum, badai masalah menggempurnya silih berganti tanpaampun. Alif pun hampir menyerah, tapi dia teringat oleh mantra dari PM ´manshabara zhafiraµ. Siapa yang bersabar akan beruntung.Pengumuman UMPTN pun tiba, Alif diterima di HI-UNPAD, walaupun tidaksesuai dengan pilihannya yaitu ITB, tetapi Alif tetap menerimanya. Dibekalisepatu hitam oleh ayahnya Alif berangkat ke Bandung untuk memulai kuliah.Berbagai tantangan dia hadapi selama kuliah di UNPAD, mulai dari keinginanmenjadi seorang penulis dengan berguru ke seorang senior bernama Bang Togar yang mendidiknya dengan keras hingga artikel Alif dimuat di media lokalBandung. Namun malang tidak dapat ditolak, baru beberapa bulan Alif kuliah,ayahnya meninggal. Kehilangan sosok ayah yang menjadi tulang punggung keluargamembuatnya goyah, siapa yang membiayai sekolah adik-adiknya? Alif hampirputus asa, tapi sosok seorang Ibu menyemangatinya sehingga dia melanjutkankembali kuliahnya.Dalam perjalanan kuliahnya, Alif mencoba mengikuti tes pertukaranpelajar ke Amerika, bermodalkan niat dan tekad, Alif pun berhasil lolos denganberbagai pertimbangan yang diberikan oleh panitia. Kanada! Ya itu tempat yangakan Alif tuju, impiannya untuk menginjakkan kaki di Amerika akhirnya tercapai.Raisa yang merupakan perempuan yang Alif sukai lolos seleksi pertukaran pelajar.Alif menambah banyak teman, dari rombongan pertukaran pelajar tersebut.Di sebuah kota kecil di Kanda Alif tinggal, dia tinggal dengan homestayparent yang bernama Franco Pepin. Banyak pengalaman yang Alif dapatkan saatdi Kanada, mulai canda, tawa, cinta, sedih campur menjadi satu hingga Alifmendengarkan pernyataan dari Raisa secara tidak sengaja yang menyatakan
 
bahwa dia tidak ingin pacaran, tapi dia ingin langsung ke jenjang pernikahan. Halini menyebabkan Alif mengurungkan niatnya untuk menyatakan perasaannya, diamenyimpan surat itu hingga suatu hari nanti.Setahun berlalu, Alif dan rombongan pertukaran pelajar kembali keIndonesia. Beberapa tahun kemudian, Alif lulus, tapi di hari kelulusan itu, saatdia ingin menyerahkan surat tersebut ke Raisa, hal yang tidak disangka terjadi,Raisa telah bertunangan dengan Randai, kawan karibnya! Dengan perasaan yangcampur aduk dia berusaha mencoba untuk menerimanya. Setelah 10 tahun, Alifmenepati janjinya ke Franco Peppin untuk mengunjungi dia kembali di Kanadadengan seorang istrinya. Di puncak bukit kota itu dia menatap terbitnya mataharidengan istrinya, dia bernostalgia dengan perjuangannya yang keras dia bisamenjadi besar seperti ini, berkat 2 mantra dari Pondok Madani ´man jadda wa jaddaµ dan ´man shabara zhafira.µ

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Negeri 5 Menara

Alif lahir di pinggir Danau Maninjau dan tidak pernah menginjak tanah di luar ranah Minangkabau. Masa kecilnya adalah berburu durian runtuh di rimba Bukit Barisan, bermain bola di sawah berlumpur dan tentu mandi berkecipak di air biru Danau Maninjau.

Tiba-tiba saja dia harus naik bus tiga hari tiga malam melintasi punggung Sumatera dan Jawa menuju sebuah desa di pelosok Jawa Timur. Ibunya ingin dia menjadi Buya Hamka walau Alif ingin menjadi Habibie. Dengan setengah hati dia mengikuti perintah Ibunya: belajar di pondok.



Di kelas hari pertamanya di Pondok Madani (PM), Alif terkesima dengan “mantera” sakti man jadda wajada. Siapa yang bersungguh-sungguh pasti sukses.

Dia terheran-heran mendengar komentator sepakbola berbahasa Arab, anak menggigau dalam bahasa Inggris, merinding mendengar ribuan orang melagukan Syair Abu Nawas dan terkesan melihat pondoknya setiap pagi seperti melayang di udara.


Dipersatukan oleh hukuman jewer berantai,  Alif berteman dekat dengan Raja dari Medan, Said dari Surabaya, Dulmajid dari Sumenep, Atang dari Bandung dan Baso dari Gowa.  Di bawah menara masjid yang menjulang, mereka berenam kerap menunggu maghrib sambil menatap awan lembayung yang berarak pulang ke ufuk. Di mata belia mereka, awan-awan itu menjelma menjadi negara dan benua impian masing-masing. Kemana impian jiwa muda ini membawa mereka? Mereka tidak tahu. Yang mereka tahu adalah: Jangan pernah remehkan impian, walau setinggi apa pun. Tuhan sungguh Maha Mendengar.

Bagaimana perjalanan mereka ke ujung dunia ini dimulai? Siapa horor nomor satu mereka? Apa pengalaman mendebarkan di tengah malam buta di sebelah sungai tempat jin buang anak? Bagaimana sampai ada yang kasak-kusuk menjadi mata-mata misterius? Siapa Princess of Madani yang mereka kejar-kejar? Kenapa mereka harus botak berkilat-kilat? Bagaimana sampai Icuk Sugiarto, Arnold Schwarzenegger, Ibnu Rusyd, bahkan Maradona sampai akhirnya ikut campur? Ikuti perjalanan hidup yang inspiratif ini langsung dari mata para pelakunya. Negeri Lima Menara adalah buku pertama dari sebuah trilogi.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Sejarah Internet di Dunia



Pada tahun 1957 Dephan AS (DoD = Departement of Defense) membentuk ARPA (Advanced Research Projects Agency) sebagai tanggapan terhadap peluncuran Sputnik-nya Uni Sovyet. ARPA bertugas meningkatkan kemampuan teknologi yang dapat dimanfaatkan oleh militer. ARPA menjalankan tugasnya dengan memberikan bantuan dan melakukan kontrak kerja dengan universitas-universitas dan perusahaan-perusahaan yang memiliki ide yang dianggap menjanjikan bagi operasinya.

Pada pertengahan tahun 1960-an, saat puncak Perang Dingin, DoD ingin memiliki komando dan pengendalian jaringan yang dapat mempertahankan diri bila terjadi perang nuklir. Untuk mengatasi masalah ini DoD mengubah arah risetnya, ARPA. Bekerjasama dengan beberapa universitas, ARPA memutuskan bahwa jaringan yang diperlukan DoD adalah berbentuk packet-switching yang terdiri dari sebuah subnet dan komputer-komputer host. Pada Desember 1968, ARPA memberikan kontraknya kepada BBN, sebuah biro konsultan di Cambridge, Massachusetts untuk membangun jaringan tersebut dan membuat software-software pendukung.

Walaupun masih terdapat kekurangan pada masalah software, pada Desember 1969 berhasil diluncurkan sebuah jaringan eksperimen yang menghubungkan empat buah simpul yaitu UCLA, UCSB, SRI dan Utah University. Jaringan ARPANET ini segera berkembang dengan pesat meliputi seluruh wilayah AS dalam tiga tahun pertamanya. Sebagai tambahan dalam membantu pertumbuhan ARPANET yang masih prematur ini, ARPA juga membiayai penelitian jaringan satelit dan jaringan radio paket yang mobile.
Pengamatan ini mendorong semakin banyaknya penelitian tentang protokol, yang berpuncak pada penemuan model dan protokol TCP/IP. TCP/IP secara spesifik dirancang untuk menangani komunikasi melalui internetwork, sesuatu yang menjadi semakin penting dengan semakin banyaknya jaringan dan LAN yang dihubungkan ke ARPANET. Untuk mendorong pemakaian protokol-protokol baru tersebut, ARPA mengadakan beberapa kontrak dengan BBN dan Universitas California di Berkeley untuk mengintegrasikan protokol-protokol tersebut ke dalam Berkeley UNIX.

Pada tahun 1983, ARPANET memiliki jaringan yang besar dan sudah dapat dianggap stabil dan sukses. Selama tahun 1980-an, jaringan-jaringan tambahan, khususnya LAN, makin banyak yang dihubungkan ke ARPANET. Sejalan dengan bertambah luasnya jaringan, host-pun semakin mahal. Karena itu DNS (Domain Naming System) dibentuk untuk mengorganisasi mesin ke dalam domain-domain tertentu dan memetakan nama-nama host ke dalam alamat-alamat IP.

Pada tahun 1990, ARPANET telah tersusun oleh jaringan-jaringan yang baru, yang sebenarnya dilahirkan sendiri oleh ARPANET. Setelah itu ARPANET menghentikan operasinya dan dibongkar. Sampai saat ini, MILNET masih tetap beroperasi.

Pada tahun 1984 NSF mulai merancang jaringan backbone berkecepatan tinggi yang akan menghubungkan keenam pusat superkomputernya di San Diego, Boulder, Champaign, Pittsburgh, Ithaca dan Princeton. Jaringan ini diproyeksikan sebagai pengganti ARPANET dan akan dibuka untuk seluruh kelompok-kelompok riset universitas, laboratorium riset, perpustakaan dan musium untuk mengakses keenam superkomputernya itu dan berkomunikasi satu dengan lainnya. Jaringan ini juga terhubung dengan ARPANET. Selanjutnya NSF dengan segera membuat rencana jaringan penerusnya dan memberikan kontrak kepada konsorsium Michigan-based MERIT untuk melaksanakan rencana tersebut. Jaringan ini pun akhirnya kewalahan sehingga pada tahun 1990 jaringan ini segera ditingkatkan kemampuannya.

Pada tahun 1995, backbone NSFNET tidak diperlukan lagi untuk menginterkoneksikan jaringan-jaringan regional NSF. Untuk mempermudah dan meyakinkan bahwa setiap jaringan regional dapat berkomunikasi dengan jaringan regional lainnya, NSF memberikan kontrak kerja kepada empat operator jaringan untuk membuat NAP (Network Access Point). Operator-operator tersebut adalah PacBell (San Francisco), Ameritech (Chicago), MFS (Washington D.C.) dan Sprint (New York City). Setiap operator jaringan yang ingin menyediakan layanan backbone kepada jaringan-jaringan regional NSF harus menghubungkan semua NAP tersebut. Selain NAP-NAP NSF, juga telah dibuat bermacam-macam NAP pemerintah (misalnya, FIX-E, FIX-W, MAE-East dan MAE-West) dan NAP-NAP komersial (misalnya CIX).

Setelah TCP/IP dinyatakan sebagai satu-satunya protokol resmi pada 1 januari 1983, jumlah jaringan, mesin dan pengguna yang terhubung ke ARPANET bertambah dengan pesatnya. Pada saat NSFNET dan ARPANET saling dihubungkan, pertumbuhannya menjadi eksponensial. Banyak jaringan regional yang bergabung dan hubungan-hubungan dibuat untuk membangun jaringan di Kanada, Eropa dan Pasifik.
Pada pertengahan tahun 1980-an, orang mulai memandang kumpulan jaringan. Pertumbuhan terus berlanjut secara eksponensial, dan pada tahun 1990 Internet telah tumbuh menjadi 3000 jaringan dan 200.000 komputer. Pada tahun 1992, host kesatu-juta telah terhubung ke jaringan. Pada tahun 1995, terdapat banyak backbone, ratusan jaringan tingkat menengah (regional), puluhan ribu LAN, jutaan host dan puluhan juta pengguna.

Sampai awal tahun 1990-an, Internet banyak dipakai oleh para akademisi, pemerintah dan para peneliti industri. Sebuah aplikasi baru, WWW (World Wide Web) mengubah wajah Internet dan membantu jutaan pengguna baru, nonakademisi ke jaringan. Aplikasi ini, ditemukan oleh fisikawan CERN Tim Berners-Lee, tanpa mengubah fasilitas-fasilitas yang telah ada namun membuatnya menjadi lebih mudah digunakan. Bersama-sama dengan Mosaic viewer, yang dibuat oleh NCSA (National Center for Supercomputer Applications), WWW memungkinkan sebuah situs (site) untuk menyusun sejumlah halaman informasi yang berisi teks, gambar, suara dan bahkan video, dengan meletakkan link ke halaman-halaman lainnya. Dengan meng-klik sebuah link, pengguna akan segera dibawa ke halaman yang ditunjukkan oleh link tersebut.
Dalam setahun setelah Mosaic diluncurkan, jumlah server WWW berkembang dari 100 menjadi 7000. Pertumbuhan yang cepat ini terus berlangsung dengan pesat sampai sekarang.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS